Batam, jendelakepri.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Aziz Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-10. Dalam kegiatan kali ini, para mahasiswa ditempatkan di lingkungan Ruli Eden Park, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, dengan mengusung tema “Optimalisasi Potensi Lokal Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.”
Kegiatan KKN yang berlangsung sejak 15 Februari hingga 6 April 2026 ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Berbagai program kerja yang telah dirancang sebelumnya berhasil direalisasikan dengan baik, serta memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Ketua Pelaksana KKN Angkatan ke-10, Suryadi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Ruli Eden Park bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan bahwa kawasan tersebut dinilai masih jarang tersentuh oleh kalangan akademisi, sehingga kehadiran mahasiswa diharapkan mampu membawa perubahan yang berarti.
“Kami memilih Ruli Eden Park karena melihat masih minimnya sentuhan akademisi di wilayah yang dianggap terpencil. Dengan kehadiran mahasiswa, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Suryadi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan menjadi arah utama dalam setiap program yang dijalankan. Mahasiswa didorong untuk mampu mengidentifikasi, menggali, serta mengembangkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat.
“Harapannya, setiap mahasiswa mampu melihat peluang dari potensi yang ada, kemudian mengembangkannya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua STAI Al Aziz Batam, H. Abdurrahman A Hunalapa, M.Pd.I, menegaskan bahwa kegiatan KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“KKN adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga mampu menggali potensi masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara dunia akademik dan kehidupan sosial,” ungkapnya.
Hingga berakhirnya masa pengabdian pada 6 April 2026, seluruh rangkaian kegiatan KKN berjalan sesuai rencana. Program-program yang dilaksanakan mendapat sambutan positif dari masyarakat, sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan warga mampu menciptakan perubahan yang konstruktif dan berkelanjutan. (Nayla)













