Daerah  

Ratusan Mahasiswa Tanjungpinang–Bintan Bahas Isu Global dan Nasional dalam Forum Diskusi STISIPOL Raja Ali Haji

Ratusan Mahasiswa Tanjungpinang–Bintan Bahas Isu Global dan Nasional dalam Forum Diskusi STISIPOL Raja Ali Haji, di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (14/03). (F. Pari/JK)

Tanjungpinang, jendelakepri.com – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan mengikuti Forum Diskusi Mahasiswa bertema “Dinamika Isu Sosial Nasional dan Internasional di Tengah Masyarakat” yang digelar oleh Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Ali Haji, di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (14/03/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa) dari 11 kampus di Tanjungpinang dan Bintan yang ditunjuk langsung oleh pimpinan universitas atau perguruan tinggi masing-masing. Meski digelar di tengah suasana bulan Ramadan dan para peserta menjalankan ibadah puasa, antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sepanjang jalannya diskusi.

Forum diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya, di antaranya akademisi Jurusan Sosiologi dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, Dr. Ady Muzwardi, kemudian Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili oleh Zulaikah selaku Analis Ketahanan Pangan (DK2KH), Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kepri Aludin Andi, serta Ketua STISIPOL Raja Ali Haji Tanjungpinang, Ferizone.

Diskusi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk saling bertukar pemikiran, berdialog secara intelektual, serta membahas berbagai dinamika yang sedang berkembang di tengah masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Berbagai isu yang mengemuka dalam forum tersebut di antaranya dinamika sosial politik dalam negeri, kebijakan nasional yang menjadi perbincangan publik, hingga perkembangan geopolitik dunia seperti konflik di kawasan Timur Tengah serta implikasinya terhadap stabilitas global dan dampaknya bagi Indonesia maupun kawasan regional.

Ketua STISIPOL Kota Tanjungpinang, Ferizone, menekankan pentingnya mahasiswa memiliki sikap kritis dalam menyikapi berbagai isu global yang berkembang saat ini.

Menurutnya, ruang diskusi seperti ini perlu terus dibuka seluas-luasnya, khususnya bagi kalangan mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai motor intelektual di lingkungan akademik.

“Kita semua memahami bahwa kampus sejak dahulu dikenal sebagai gudangnya ide, gudangnya gagasan, serta tempat lahirnya berbagai inovasi yang diharapkan mampu memberikan solusi bagi permasalahan di tengah masyarakat,” kata Ferizone.

Ia berharap dari diskusi tersebut akan muncul berbagai gagasan dan solusi konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam menyikapi persoalan sosial, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Harapannya, dari diskusi ini dapat muncul berbagai masukan, gagasan, maupun solusi terkait berbagai persoalan yang berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kepri, Aludin Andi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan diskusi yang digagas oleh kalangan mahasiswa tersebut.

Menurutnya, forum diskusi publik dengan tema yang diangkat merupakan langkah positif dalam memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus membangun kesadaran kritis generasi muda terhadap berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Forum diskusi ini sangat bagus dan dapat memberikan masukan kepada pemerintah pusat maupun daerah agar dapat melaksanakan kebijakan yang baik, yang berpihak kepada masyarakat demi persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Andi.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas intelektual mahasiswa dalam memahami berbagai dimensi global, termasuk kebijakan dan dinamika internasional yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada kehidupan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kesbangpol Kepri, Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, perwakilan Polda Kepri, para dosen, serta ratusan mahasiswa dari Tanjungpinang dan Bintan.

Sebagai penutup kegiatan, panitia juga menyerahkan ratusan paket sembako kepada para mahasiswa yang mengikuti forum diskusi tersebut. (Par)