The post Bengkong Swadebi Jadi Perhatian, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret Tangani Banjir appeared first on Jendela Kepri.
]]>“Kami betul-betul memberikan atensi terhadap persoalan banjir. Penanganannya harus konkret dan terukur sehingga penyelesaiannya secara menyeluruh,” kata Amsakar saat memimpin rapat percepatan penanganan banjir di Kantor Pemeritah Kota Batam, Kamis (1/10).
Ia menjelaskan, sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik rawan banjir tengah ditangani. Ia mencontohkan empat pekerjaan penanganan banjir telah mencapai progres sekitar 60 persen dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Pekerjaan itu meliputi normalisasi dan peningkatan drainase Simpang Kepri Mall, drainase Sei Beduk, drainase Jalan R. Suprapto Kawasan Sawang Permai Batu Aji dan drainase Makam Pahlawan–RS Graha Hermine Batu Aji.
Keempat pengerjaan di kawasan ini, Amsakar menyebut pekerjaannya telah memberikan dampak positif. Saat hujan pada 22 September lalu dengan intensitas tinggi selama sekitar dua jam, kawasan tersebut tidak mengalami luapan seperti yang dikhawatirkan sebelumnya
“Ini menunjukkan pekerjaan yang kita lakukan mulai memberikan dampak. Tetapi pekerjaan harus tetap dituntaskan dan titik-titik lainnya juga harus terus ditangani,” ujarnya.
Sementara, untuk kawasan Bengkong Indah Swadebi, tak kalah menjadi perhatian Amsakar-Li Claudia. Pihaknya kemudian merumuskan penanganan melalui tiga pekerjaan utama, yakni pembangunan kolam retensi di Cahaya Garden, 2 segmen kanal banjir dan rumah pompa Bengkong di bagian hilir. Pekerjaan ini akan masuk pada tahun anggaran 2027 dan menjadi prioritas untuk dikebut bersama Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam.
“Untuk Bengkong, kita siapkan penanganannya secara lebih menyeluruh. Saya minta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sinergi (Pemko Batam) dengan Deputi Infrastruktur (BP Batam) menyiapkan ini dengan baik dan matang. Dengan solusi kolam retensi, kanal banjir dan rumah pompa, persoalan genangan di kawasan tersebut diharapkan dapat tertangani dengan optimal.,” jelas Amsakar.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan, pihaknya akan terus melakukan identifikasi terhadap titik-titik rawan banjir dan menentukan penanganan berdasarkan kondisi serta kebutuhan masing-masing kawasan.
“Kami ingin penanganan ini dilakukan secara bertahap tetapi konsisten. Apa yang sudah dikerjakan harus dievaluasi dampaknya, sementara titik lain yang membutuhkan penanganan harus segera ditindaklanjuti. Tujuannya sederhana, yaitu mengurangi genangan dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Li Claudia mengajak seluruh perangkat di wilayah masing-masing untuk bekerja sama melaporkan setiap titik banjir yang krusial, sehingga penanganannya dapat dilakukan sesuai dengan tingkat klasifikasi kerentanan. Setiap perkembangan penanganan juga perlu dievaluasi secara konsisten untuk memastikan langkah yang diambil berjalan efektif.
Ia pun mengajak masyarakat untuk berperan dalam menjaga fungsi sistem drainase, termasuk tidak membuang sampah ke saluran air dan segera menyampaikan informasi apabila ditemukan saluran tersumbat atau kondisi lain yang berpotensi menyebabkan genangan.
“Tentu dukungan masyarakat sangat penting untuk menjaga drainase dan lingkungan, agar upaya yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal,” ucap Li Claudia.
The post Bengkong Swadebi Jadi Perhatian, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret Tangani Banjir appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post DPRD Tangerang Selatan Temui Amsakar-Li Claudia appeared first on Jendela Kepri.
]]>Rombongan DPRD Kota Tangerang Selatan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan, Maria Teresa Suhardja. Dalam pertemuan tersebut, Amsakar memaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung perekonomian.
Amsakar menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, penguatan iklim investasi perlu didukung dengan kemudahan perizinan, konektivitas yang memadai, dan ketersediaan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari DPRD Tangerang Selatan. Batam terus berbenah untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif melalui integrasi perizinan, pembenahan akses konektivitas, serta penyediaan infrastruktur yang ramah investasi,” ujar Amsakar.
Di lokasi sama, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, pembangunan Batam tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, optimalisasi potensi daerah juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Selatan Maria Teresa Suhardja menjelaskan, Batam dipilih sebagai lokasi studi komparatif karena dinilai memiliki perkembangan infrastruktur dan pertumbuhan investasi yang dapat menjadi pembelajaran bagi daerah lain.
Menurut Maria, pengalaman Batam dalam mengembangkan infrastruktur dan menarik investasi menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tangerang Selatan.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai tata kelola ruang, kemudahan investasi, dan berbagai strategi pengembangan ekonomi daerah. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol penguatan sinergi antarlembaga pemerintah daerah.
The post DPRD Tangerang Selatan Temui Amsakar-Li Claudia appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Peringati Hari Pramuka ke-65, Amsakar Tekankan Teknologi dan Swasembada Pangan appeared first on Jendela Kepri.
]]>Peringatan tersebut berlangsung semarak dengan parade kreativitas dan pertunjukan seni yang ditampilkan anggota Gerakan Pramuka Kota Batam. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, serta pengurus Majelis Pembimbing dan Kwartir Gerakan Pramuka dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting se-Kota Batam.
Dalam upacara tersebut, Amsakar membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, amanat tersebut menekankan peran strategis Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua Pemerintah Republik Indonesia.
“Swasembada pangan bukan sekadar persoalan tanam-menanam, melainkan pendidikan karakter, keterampilan, teknologi, dan kewirausahaan. Melalui Gerakan Pramuka, kita membentuk budaya produktif dan kepedulian lingkungan sejak usia muda, dari pola learning by doing menjadi learning, creating, and solving,” kata Amsakar saat membacakan amanat tersebut.
Amanat Kwarnas juga menyoroti pentingnya penguatan nilai Tri Satya dan Dasa Darma di tengah berbagai tantangan global. Perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), perubahan iklim, penyebaran hoaks, hingga perundungan menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan kemampuan dan karakter yang kuat. Melalui Gerakan Pramuka, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga tumbuh sebagai sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang konsisten mendukung pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di Kota Batam.
“Kreativitas yang ditunjukkan anak-anak kita hari ini membuktikan bahwa Pramuka Batam siap menjadi pionir pembangunan yang berkarakter, terampil, dan menguasai teknologi,” ujarnya.
Usai upacara, anggota Pramuka berkesempatan berfoto bersama Amsakar dan Li Claudia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus mendorong generasi muda Batam untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran dalam pembangunan.
The post Peringati Hari Pramuka ke-65, Amsakar Tekankan Teknologi dan Swasembada Pangan appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh appeared first on Jendela Kepri.
]]>Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, penguatan investasi, pembangunan infrastruktur, konektivitas logistik, dan kemudahan berusaha terus diarahkan untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang semakin nyata bagi masyarakat.
Kinerja investasi Batam terus menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Setelah mencatat realisasi investasi sebesar Rp17,48 triliun pada Triwulan I 2026 atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan (year-on-year), momentum pertumbuhan tersebut berlanjut hingga Semester I 2026.
Berdasarkan pemantauan dengan metode bottom-up BP Batam, realisasi investasi Batam hingga Semester I 2026 telah mencapai Rp38,97 triliun. Sementara berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), realisasi investasi tercatat sebesar Rp29,89 triliun.
Capaian tersebut memperlihatkan kuatnya aktivitas investasi Batam sekaligus semakin tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis investasi di Indonesia.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan, capaian investasi tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan investor sekaligus konsistensi BP Batam dalam membangun iklim investasi yang kompetitif.
Menurut Amsakar, investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai yang masuk, tetapi juga dari kemampuan kawasan dalam memberikan kepastian, mempercepat proses, serta memastikan investasi dapat direalisasikan dan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Kepercayaan dunia usaha terhadap Batam terus menguat. Tugas kita adalah memastikan kepercayaan tersebut dijawab dengan pelayanan yang semakin baik, kepastian berusaha dan pembangunan infrastruktur yang mendukung kebutuhan investor,” ujar Amsakar.
Sebelumnya, pada Triwulan I 2026, realisasi investasi Batam mencapai Rp17,48 triliun atau tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut hampir 14 kali lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan investasi nasional yang tercatat 7,2 persen. Batam juga berkontribusi sekitar 26,5 persen terhadap tambahan investasi nasional pada periode tersebut.
Momentum Pertumbuhan Terus Dijaga
Amsakar menegaskan, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menjaga momentum investasi hingga akhir 2026.
Dengan target investasi Batam tahun ini sebesar Rp70 triliun, realisasi Semester I berdasarkan LKPM sebesar Rp29,89 triliun telah mencapai 42,70 persen dari target.
Sementara berdasarkan metode bottom-up BP Batam, realisasi sebesar Rp38,97 triliun telah mencapai 55,67 persen dari target tahunan.
“Kita tidak boleh berhenti pada angka. Yang paling penting adalah bagaimana investasi ini terus bergerak, proyeknya terealisasi, lapangan kerja tercipta, industri berkembang, dan memberikan multiplier effect bagi ekonomi Batam,” kata Amsakar.
Ia menambahkan, BP Batam akan terus memperkuat kemudahan berusaha, kepastian regulasi, percepatan pelayanan serta pembangunan infrastruktur untuk menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi strategis.
Li Claudia: Pelayanan Menjadi Kunci
Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai, tingginya realisasi investasi harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada dunia usaha.
Menurutnya, investor membutuhkan ekosistem yang memberikan kepastian sejak tahap awal investasi hingga proyek dapat beroperasi.
“Pelayanan publik harus cepat, kolaborasi lintas instansi juga semakin kuat, serta berbagai hambatan investasi diselesaikan secara cepat dan terukur. Ini menjadi faktor penting untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi investor,” ujar Li Claudia.
Ia menegaskan bahwa BP Baam bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus membangun koordinasi yang lebih efektif agar berbagai kebutuhan investor dapat direspons secara cepat.
“Kita ingin investor tidak hanya datang ke Batam, tetapi juga merasa nyaman untuk berkembang dan melakukan ekspansi di Batam,” tambahnya.
Menurut Li Claudia, keberhasilan investasi pada akhirnya harus tercermin pada manfaat yang dirasakan masyarakat, baik melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan industri lokal, peningkatan aktivitas ekonomi maupun peningkatan daya saing Batam.
Investasi Tumbuh, Kesempatan Kerja Terbuka
Pertumbuhan investasi tersebut turut memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja yang tercatat meningkat dari 30.979 orang pada Semester I 2025 menjadi 40.943 orang pada Semester I 2026.
Artinya, terjadi penambahan sekitar 9.964 tenaga kerja, dengan pertumbuhan mencapai 32,16 persen.
Capaian ini menjadi salah satu indikator bahwa investasi yang masuk ke Batam semakin terhubung dengan aktivitas ekonomi riil. Ketika proyek berkembang, industri memasuki tahap produksi dan kegiatan usaha meningkat, kebutuhan terhadap tenaga kerja juga ikut bertambah.
Semester I: Rp29,89 Triliun LKPM dan Rp38,97 Triliun Bottom-Up
Berdasarkan data LKPM, realisasi investasi Triwulan I 2026 mencapai Rp17,48 triliun, sedangkan Triwulan II memberikan tambahan sebesar Rp12,41 triliun. Dengan demikian, total realisasi Semester I mencapai Rp29,89 triliun.
Komposisinya terdiri dari PMA sebesar Rp17,80 triliun dan PMDN sebesar Rp12,09 triliun. Dibandingkan Semester I 2025, capaian tersebut tumbuh 27,31 persen secara year-on-year, sementara pertumbuhan secara kumulatif tercatat 62,75 persen.
Sementara itu, berdasarkan metode bottom-up BP Batam, realisasi investasi Semester I mencapai Rp38,97 triliun, yang terdiri atas Rp36,58 triliun modal tetap dan Rp2,39 triliun modal lancar.
Capaian tersebut tumbuh 36,03 persen secara year-on-year dan 57,01 persen secara kumulatif.
Perbedaan angka antara LKPM dan metode bottom-up merupakan konsekuensi dari perbedaan basis pengukuran. Keduanya digunakan sebagai instrumen untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan dan realisasi aktivitas investasi di Batam.
Fary: Perkuat Investasi Bernilai Tambah Tinggi
Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis mengatakan, penguatan investasi Batam ke depan akan diarahkan tidak hanya pada peningkatan nilai investasi, tetapi juga pada kualitas dan nilai tambahnya.
Menurutnya, Batam memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan investasi pada sektor manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), energi, logistik, serta industri hilir.
“Batam bukan hanya kawasan industri, tetapi telah berkembang menjadi pusat eksekusi investasi strategis Indonesia,” kata Fary.
Ia menambahkan, BP Batam akan terus mengawal implementasi berbagai proyek strategis agar investasi yang telah masuk dapat segera memberikan dampak terhadap perekonomian.
Optimistis Menembus Target 2026
Dengan capaian Semester I yang telah mencapai lebih dari separuh target berdasarkan metode bottom-up, BP Batam optimistis momentum pertumbuhan investasi dapat terus dipertahankan hingga akhir 2026.
Bagi Amsakar, capaian tersebut bukan sekadar indikator kinerja investasi, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi masa depan ekonomi Batam.
“Batam harus terus tumbuh sebagai kota investasi yang kompetitif, produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kita jaga kepercayaan investor, kita percepat realisasi investasi, dan kita pastikan pertumbuhan ekonomi Batam semakin kuat,” pungkas Amsakar.
Dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan, Batam terus memperkuat posisinya sebagai gerbang investasi Indonesia menuju Asia Tenggara.
The post Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post HAN 2026, Amsakar-Li Claudia Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak-Anak Batam appeared first on Jendela Kepri.
]]>Sejak pagi, Dataran Engku Putri dipenuhi anak-anak dari berbagai wilayah di Kota Batam. Dengan wajah ceria, mereka mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang disiapkan dalam peringatan yang didedikasikan bagi generasi penerus tersebut.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar.
Suasana semakin hangat ketika Forum Anak Batam mendapat kesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
Amsakar mengaku terkesan dengan apa yang disampaikan Forum Anak Batam. Menurutnya, penyampaian aspirasi tersebut memberikan perspektif penting bagi pemerintah dalam melihat kembali berbagai kebijakan yang telah dijalankan.
“Hari ini saya terkesan, tertegun, terkesima. Saya pikir adalah hari yang berbeda dibandingkan dengan peringatan Hari Anak Nasional sebelumnya,” ujar Amsakar.
Ia mengatakan, suara anak perlu menjadi bagian penting dalam pembangunan. Bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Amsakar menyadari bahwa berbagai program pemerintah pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan masa depan anak-anak Batam.
“Ketika tadi Forum Anak Batam menyampaikan isi hati anak-anak kita, kami bersama Ibu Wakil tadi bercerita bahwa sebenarnya yang kami lakukan selama ini adalah untuk anak-anak Batam,” katanya.
Amsakar menyebut sejumlah program yang telah dijalankan Pemko Batam, di antaranya pemberian beasiswa, seragam sekolah gratis, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan Ruang Kelas Baru (RKB), serta pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur.
Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan generasi Batam agar memiliki kesempatan yang lebih baik dalam menghadapi masa depan.
Ia menilai tema HAN 2026, “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sejalan dengan semangat pembangunan yang harus diwujudkan secara bersama-sama.
Namun, di tengah suasana perayaan yang penuh kegembiraan, Amsakar mengingatkan adanya tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan, yaitu memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan.
Ia meminta seluruh pihak menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan segera melaporkan apabila menemukan adanya dugaan kekerasan.
“Berhenti melakukan kekerasan terhadap anak. Kalau terdengar ada kekerasan terhadap anak, segera laporkan,” tegasnya.
Amsakar juga secara khusus mengingatkan para kepala sekolah agar tidak membiarkan perundungan atau bullying terjadi di lingkungan pendidikan. Menurutnya, setiap persoalan yang menyangkut anak harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
“Bapak Ibu para kepala sekolah, kalau terjadi bully, terjadi perundungan di sekolah masing-masing, cepat selesaikan persoalan itu,” pesannya.
Bagi Amsakar, keceriaan anak-anak dalam peringatan HAN merupakan gambaran masa depan Batam yang harus terus dijaga. Anak-anak perlu mendapatkan ruang yang aman untuk bermain, belajar, berkreasi, menyampaikan pendapat, dan tumbuh tanpa rasa takut.
“Anak-anak ini adalah masa depan bagi keluarga, orang tua, dan bagi bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Batam juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai memiliki kepedulian dan kontribusi terhadap perlindungan serta pemenuhan hak anak di Kota Batam.
Penghargaan Penegak Hukum Peduli Anak diberikan kepada Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus. Sementara itu, penghargaan kategori Pemerhati Anak diberikan kepada Yayasan Keluarga Batam, Sri Sudarsono, serta Rumah Singgah Disabilitas Ar-Rahman.
Pemko Batam juga memberikan apresiasi kategori Pelopor Anak dan Remaja kepada Forum Anak dan Genre Kota Batam.
Peringatan HAN 2026 di Dataran Engku Putri tidak sekadar menjadi ruang bagi anak-anak untuk merayakan hari istimewa mereka. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa di balik keceriaan anak-anak hari ini terdapat masa depan Batam yang harus dipersiapkan sejak sekarang.
Melalui semangat menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak, Pemko Batam bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang setiap anak di Kota Batam.
The post HAN 2026, Amsakar-Li Claudia Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak-Anak Batam appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global appeared first on Jendela Kepri.
]]>Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Investasi Fary Djemy Francis, serta Anggota/Deputi Infrastruktur Mouris Limanto.
Presiden menegaskan bahwa Batam harus menjadi model implementasi agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik. Menurut Presiden, keunggulan Batam harus dibangun di atas kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan infrastruktur berdaya saing global.
Salah satu arahan utama Presiden adalah modernisasi pelabuhan dan rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Batam sebagai simpul logistik nasional yang terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia.
Langkah ini diharapkan mampu menurunkan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekspor, dan memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok global.
Dalam laporannya, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pasca penguatan regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025 dan kebijakan pengembangan kawasan, pelayanan investasi menjadi lebih cepat dan memberikan kepastian yang semakin baik bagi investor.
“Melalui berbagai reformasi tersebut, BP Batam menargetkan Batam menjadi kawasan yang lebih produktif, tertata, dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat investasi, industri, dan perdagangan yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,” ujar Amsakar.
Sementara itu, Li Claudia Chandra menjelaskan bahwa BP Batam terus memperkuat tata kelola melalui digitalisasi Land Management System (LMS) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan lahan.
“BP Batam menilai perkuatan tata kelola tersebut akan meningkatkan kepastian hukum, mempercepat layanan investasi, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap Batam sebagai tujuan investasi,” ujarnya.
Terkait dengan capaian realisasi investasi, Fary Djemy Francis melaporkan bahwa realisasi investasi Batam tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Pada Triwulan I 2026, investasi kembali tumbuh menjadi Rp17,48 triliun, meningkat 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Investasi tersebut semakin terkonsentrasi pada sektor bernilai tambah seperti elektronik, mesin, pusat data, energi, dan kawasan industri.
“Bapak Presiden juga mengarahkan agar Batam menjadi pilot project reformasi investasi nasional melalui digitalisasi pelayanan, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan integritas kawasan,” ujar Fary Francis.
Menutup pertemuan, Presiden Prabowo akan mengkordinasikan langkah lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penyelesaian isu strategis, mulai dari harmonisasi regulasi, hingga pembangunan pelabuhan internasional.
The post Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Amsakar-Li Claudia Perluas Akses Kesehatan, Warga Diajak Aktifkan BPJS Kesehatan Gratis appeared first on Jendela Kepri.
]]>Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala persoalan biaya. Karena itu, warga yang belum memiliki kepesertaan aktif atau belum mengetahui status kepesertaannya diimbau segera melakukan pengecekan dan pengaktifan agar manfaat layanan kesehatan dapat digunakan saat dibutuhkan.
Untuk memudahkan masyarakat, proses pengurusan kepesertaan dapat dilakukan melalui puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal. Langkah ini dilakukan guna mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat sehingga lebih mudah, cepat, dan efektif.
Sementara bagi warga yang membutuhkan penanganan segera atau berada dalam kondisi mendesak, proses pengurusan kepesertaan dapat dilakukan langsung melalui Dinas Kesehatan Kota Batam sesuai mekanisme yang berlaku.
Adapun dokumen yang perlu disiapkan dalam proses pengajuan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Batam dan tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) Kota Batam sebagai bagian dari proses verifikasi data kepesertaan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemenuhan akses layanan kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam. Menurutnya, tidak boleh ada warga yang terhambat memperoleh pelayanan kesehatan karena keterbatasan biaya.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak. Jangan sampai ada warga yang sakit tetapi tidak memperoleh pelayanan hanya karena persoalan biaya. Karena itu, status kepesertaan BPJS Kesehatan harus dipastikan aktif,” ujar Amsakar, Jumat (12/6/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu hingga jatuh sakit untuk mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan. Status kepesertaan yang aktif akan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat ketika dibutuhkan.
Upaya memperluas perlindungan kesehatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Batam dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Cakupan kepesertaan JKN di Kota Batam terus menunjukkan peningkatan, termasuk melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Batam menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin dan dipenuhi. Karena itu, masyarakat yang memenuhi persyaratan diimbau segera memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatannya agar dapat memperoleh manfaat layanan kesehatan secara optimal saat diperlukan.
The post Amsakar-Li Claudia Perluas Akses Kesehatan, Warga Diajak Aktifkan BPJS Kesehatan Gratis appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Amsakar-Li Claudia Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Apresiasi Capaian Opini WTP ke-14 appeared first on Jendela Kepri.
]]>Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin. Dalam kesempatan itu, pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota Batam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut.
Pada agenda tersebut, Amsakar secara simbolis menyerahkan dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Batam untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam penjelasannya, Amsakar menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD merupakan amanat Pasal 320 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 194 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Ia menjelaskan, laporan keuangan Pemerintah Kota Batam Tahun Anggaran 2025 telah diaudit oleh BPK Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau dan secara resmi diserahkan kepada pemerintah daerah pada 2 Juni 2026.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Batam kembali meraih opini WTP untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut. Secara umum, laporan keuangan Tahun Anggaran 2025 telah disajikan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern,” ujar Amsakar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Batam atas sinergi dan dukungan yang selama ini terjalin dalam proses pengelolaan keuangan daerah. Meski kembali meraih opini WTP, Pemerintah Kota Batam berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pemaparannya, Amsakar menjelaskan bahwa pendapatan daerah pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp4,29 triliun dan terealisasi sebesar Rp4,14 triliun atau mencapai 96,48 persen.
Realisasi tersebut ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,25 triliun atau 95,29 persen dari target, pendapatan transfer sebesar Rp1,88 triliun atau 97,92 persen dari target, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp10,71 miliar atau mencapai 101,29 persen dari target yang ditetapkan.
Sementara itu, dari sisi belanja daerah, Pemerintah Kota Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,43 triliun dengan realisasi mencapai Rp4 triliun atau sebesar 90,44 persen.
Realisasi tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp3,19 triliun atau 91,58 persen, belanja modal sebesar Rp516,43 miliar atau 79,98 persen, belanja tidak terduga sebesar Rp445,54 juta, serta belanja transfer sebesar Rp290,15 miliar atau 107,15 persen dari target yang dianggarkan.
Berdasarkan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 mencatat surplus sebesar Rp137,91 miliar.
Adapun posisi keuangan Pemerintah Kota Batam per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset sebesar Rp11,23 triliun, kewajiban jangka pendek sebesar Rp168,16 miliar, dan ekuitas akhir sebesar Rp11,06 triliun.
Selanjutnya, saldo anggaran lebih akhir yang tercatat dalam Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL) mencapai Rp221,97 miliar.
Melalui realisasi pembiayaan neto sebesar Rp134,54 miliar, Pemerintah Kota Batam memperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) akhir sebesar Rp272,45 miliar. Setelah disesuaikan dengan sisa dana kas pada BLUD, JKN, dan BOS, SiLPA bersih yang akan diperhitungkan dalam APBD tahun berikutnya sebesar Rp247,13 miliar.
Mengakhiri penyampaiannya, Amsakar berharap pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Semoga pembahasan dapat berlangsung konstruktif sehingga menghasilkan keputusan terbaik bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Batam,” katanya.
The post Amsakar-Li Claudia Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Apresiasi Capaian Opini WTP ke-14 appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Kunjungan DPRD DKI Jakarta ke Batam, Li Claudia Soroti Investasi hingga Waste to Energy appeared first on Jendela Kepri.
]]>Dalam pertemuan tersebut, Li Claudia memaparkan berbagai strategi pembangunan yang dijalankan Pemko Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Kunjungan tersebut menjadi forum pertukaran informasi dan pengalaman terkait pembangunan infrastruktur, pengelolaan persampahan, serta tata kelola pembangunan daerah. Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus mempelajari berbagai kebijakan pembangunan yang diterapkan Pemerintah Kota Batam.
“Kami ingin bersilaturahmi sekaligus belajar dari Batam. Banyak hal yang ingin kami pelajari, terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sampah,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Li Claudia yang juga sebagai Plh Kepala BP Batam, menjelaskan bahwa capaian pembangunan Batam tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Menurutnya, koordinasi yang baik antara kedua institusi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong investasi dan percepatan pembangunan daerah.
“Pemko Batam dan BP Batam terus bersinergi dalam mendukung pembangunan. Tidak ada lagi ego sektoral maupun tumpang tindih kewenangan. Semua berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah,” kata Li Claudia.
Ia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Batam saat ini mencapai 6,8 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Kondisi tersebut ditopang oleh tingginya realisasi investasi serta meningkatnya aktivitas sektor pariwisata.
Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam telah menembus lebih dari Rp4 triliun. Lebih dari separuh pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan salah satu kontribusi terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Meski demikian, Li Claudia menilai pertumbuhan penduduk yang pesat menjadi tantangan yang harus diantisipasi pemerintah daerah. Tingginya arus migrasi ke Batam berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan, kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja.
“Pertumbuhan penduduk Batam sangat tinggi. Banyak masyarakat datang untuk mencari pekerjaan. Karena itu, pemerintah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pengelolaan sampah juga menjadi salah satu topik yang dibahas. Li Claudia menjelaskan, Pemko Batam tengah memperkuat sistem persampahan melalui sejumlah langkah strategis, termasuk pembangunan blok sel baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Blok sel baru tersebut diproyeksikan mampu menampung volume sampah Kota Batam yang berkisar antara 1.000 hingga 1.300 ton per hari untuk empat tahun mendatang.
Selain itu, Pemko Batam juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pengembangan teknologi Waste to Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.
“Kami sedang mempersiapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern. Ke depan, arah kebijakan kami adalah menjadikan sampah sebagai sumber energi. Saat ini Batam masih memiliki ketersediaan lahan yang memadai untuk mendukung proses transisi menuju sistem tersebut,” kata Li Claudia.
Menurutnya, pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung pertumbuhan kota sekaligus menjaga kualitas lingkungan di tengah pesatnya pembangunan Batam.
The post Kunjungan DPRD DKI Jakarta ke Batam, Li Claudia Soroti Investasi hingga Waste to Energy appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam appeared first on Jendela Kepri.
]]>Ajakan tersebut disampaikan Amsakar-Li Claudia dalam kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, Batam Kota, Nongsa, dan Batuampar di Golden Prawn 933 Bengkong, Rabu (6/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dengan elemen masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama atau hablum minannas guna meluruskan berbagai persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk tidak menghabiskan energi pada hal-hal yang dapat memicu jarak dan kecurigaan.
“Silaturahmi ini insyaallah dapat meluruskan persepsi yang keliru, menjernihkan suasana, serta memperkuat kembali hubungan baik yang telah terjalin. Mari kita bangun energi kolektif demi kemajuan Batam,” ujarnya.
Amsakar juga memaparkan besarnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Menurutnya, dalam waktu relatif singkat, pemerintah telah menerbitkan empat Peraturan Pemerintah (PP) strategis untuk mendukung pengembangan Batam, salah satunya PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Ia menilai dukungan regulasi tersebut berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam.
“Data makro Batam menunjukkan perkembangan yang menggembirakan selama satu tahun tiga bulan kepemimpinan kami,” katanya.
Amsakar menyebut pertumbuhan ekonomi Batam meningkat dari 6,69 persen menjadi 6,76 persen. Angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
Sementara itu, realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target yang ditetapkan. Pada Triwulan I Tahun 2026, investasi di Batam juga mengalami pertumbuhan hingga 103 persen. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kota Batam berhasil meraih 25 penghargaan tingkat nasional.
“Capaian ini bukan semata hasil kerja kepala daerah, tetapi buah dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, hingga seluruh elemen masyarakat. Momentum positif ini harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.
Meski berbagai capaian berhasil diraih, Pemerintah Kota Batam, lanjut Amsakar, tetap fokus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat secara bertahap. Beberapa di antaranya terkait distribusi air bersih, penanganan banjir melalui koordinasi drainase bersama BP Batam, hingga optimalisasi pengangkutan sampah.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga menyampaikan permohonan doa restu kepada masyarakat menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026 mendatang.
“Insyaallah tanggal 20 Mei saya masuk asrama haji dan tanggal 21 Mei berangkat ke Tanah Suci. Mohon doa agar seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran,” ucapnya.
Selama menjalankan ibadah haji, Amsakar menitipkan roda pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta DPRD Kota Batam terus mendukung jalannya program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah anggota DPRD Kota Batam.
The post Amsakar-Li Claudia Ajak Tokoh Masyarakat Kawal Momentum Kemajuan Batam appeared first on Jendela Kepri.
]]>