The post Aksi Pencuri Kotak Infak di Natuna Terekam CCTV appeared first on Jendela Kepri.
]]>Pelaku terlihat menggoyangkan satu buah kotak infak yang terletak di salah satu tiang mesjid. Tidak sampai disitu saja, ia terpantau memasukkan kotak amal tersebut kedalam tas kemudian pergi.
Diketahui, aksi pencurian yang terekam kamera pengawas itu terjadi di Masjid An-Nur Batu Hitam, kecamatan Bunguran Timur.
Hal tersebut dibenarkan pengurus Masjid An-nur Batu Hitam, H Man. Ia mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Senin (12/2/2024) sekitar pukul 01.03 dini hari.
“Ketahuannya setelah salat subuh,” kata H Man, Senin (12/2/2024).
Ia juga menjelaskan, kejadian ini sudah 3 kali terjadi. Pelaku berhasil menggasak uang lebih kurang Rp 1,7 juta.
“Kejadian ini sudah 3 kali. Awalnya pelaku berhasil membawa kabur uang sekitar Rp 700 ribu, kedua Rp 500 ribu lebih, dan ini Rp 500 ribu lebih ,” katanya lagi.
Dari pemantauan, diperkirakan aksi tersebut dilakukan oleh orang yang sama. Atas kejadian ini, pengurus masjid telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian Polres Natuna. (*)
The post Aksi Pencuri Kotak Infak di Natuna Terekam CCTV appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Angka Kasus Pencabulan di Natuna Tertinggi Sepanjang 2023, Pelaku ada Ayah Kandung hingga Oknum Guru appeared first on Jendela Kepri.
]]>Kasatreskrim Polres Natuna, IPTU Apridony mengatakan, sepanjang tahun 2023 terdapat 13 kasus pencabulan anak. 11 kasus dinyatakan sudah selesai, sementara 2 kasus masih dalam proses penyidikan.
“Terkait kasus pencabulan terhadap anak itu ada 12 kasus, yang sudah selesai ada 10. Dua kasus lagi sedang dalam proses penyidikan. Sementara kekerasan seksual anak ada satu dan sudah selesai,” ujar IPTU Apridony, Jumat (29/12/2023).
IPTU Apridony menuturkan, ada peningkatan kasus pencabulan atau perlindungan terhadap anak tahun ini. Untuk kasus pencabulan atau perlindungan terhadap anak terdapat 12 kasus di tahun 2022.
“Kalau dari tahun sebelumnya memang terlihat ada peningkatan. Perlindungan terhadap anak ada 12 kasus yang berjalan,” katanya.
Dia memaparkan, pelaku kasus pencabulan anak yang ditangani oleh Polres Natuna baru-baru ini merupakan oknum guru ngaji di daerah Bunguran Tengah. Selain itu, Polres Natuna juga pernah menangani kasus pencabulan anak dengan pelaku ayah kandung.
“Pencabulan anak kandung kemarin itu termasuk dalam kasus 2023. Dan yang terbaru itu guru ngaji dan itu belum dinyatakan P21 tapi perkaranya jalan,” katanya.
“Sampai saat ini, sudah berbagai upaya yang kami lakukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat,” sambungnya.
Polres Natuna mengajak lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk bekerjasama dalam menangani kasus ini. Pasalnya angka kasus pencabulan terhadap anak sangat tinggi jika dibandingkan dengan kasus kriminal lainnya.
The post Angka Kasus Pencabulan di Natuna Tertinggi Sepanjang 2023, Pelaku ada Ayah Kandung hingga Oknum Guru appeared first on Jendela Kepri.
]]>