Bintan, Jendelakepri.com: PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) II Pekanbaru mencatat pertumbuhan bisnis emas sepanjang 2026. Hingga September, omzet cicil emas mencapai Rp669 miliar atau tumbuh 88,10 persen. Area Batam turut memberikan kontribusi besar terhadap bisnis tersebut.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, memaparkan capaian itu dalam kegiatan media gathering bersama jurnalis dari Pekanbaru, Padang, dan Batam di Bintan, Kepulauan Riau, 1-3 November 2026.
Agus mengatakan, Pegadaian menggelar media gathering sebagai agenda rutin untuk memperkuat kemitraan dengan insan pers. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap informasi dan perkembangan bisnis Pegadaian dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
Agus juga memaparkan perkembangan bisnis bullion Pegadaian. Hingga September 2026, penjualan cicil emas mencapai 379 kilogram. Rinciannya, Pekanbaru 168 kilogram, Batam 122 kilogram, dan Padang 88 kilogram.
Sementara itu, deposito emas tercatat 119 kilogram dan saldo Tabungan Emas mencapai 835 kilogram. Capaian tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap produk investasi emas.
Pegadaian juga memperkuat layanan digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Di wilayah Kanwil II Pekanbaru, aplikasi ini telah menjangkau 420.079 nasabah dengan total 2.223.164 transaksi. Outstanding Loan (OSL) layanan digital mencapai Rp248,59 miliar.
Area Batam menjadi kontributor terbesar dengan 175.709 nasabah, 948.560 transaksi, dan OSL Rp98,81 miliar.
Perkuat Jaringan Layanan
Hingga 30 September 2026, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru melayani tiga provinsi dan 39 kabupaten/kota melalui 256 outlet. Jaringan tersebut terdiri atas 28 kantor cabang dan 238 unit layanan.
Khusus di Kepulauan Riau, Pegadaian mengoperasikan 13 kantor cabang dan 99 UPC/UPS/colocation. Perusahaan juga didukung 1.284 agen aktif dan 212 karyawan untuk melayani 466.010 nasabah aktif.
Selain mengembangkan bisnis, Pegadaian menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) sepanjang 2026.
Program tersebut meliputi mudik bersama, santunan anak yatim, pembagian sembako, kurban, khitanan dan pengobatan gratis, beasiswa, edukasi keuangan, serta pemberdayaan UMKM.
Pegadaian juga menggarap program lingkungan melalui pengelolaan bank sampah, penanaman pohon, dan bantuan tanggap bencana.
Di sisi lain, perusahaan terus mengembangkan layanan produk emas dengan meresmikan ATM Emas sebagai salah satu inovasi layanan bagi masyarakat.













