The post Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok appeared first on Jendela Kepri.
]]>Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pegadaian untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana. Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bahan pangan serta perlengkapan yang dibutuhkan warga selama berada di lokasi pengungsian.
Adapun bantuan sembako yang disalurkan meliputi 52 karung beras ukuran 10 kilogram, 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden. Selain bahan pangan, Pegadaian juga memberikan perlengkapan untuk masyarakat dan pengungsi, khususnya kebutuhan balita dan wanita, antara lain popok bayi (pampers), pembalut, serta perlengkapan mandi.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pegadaian Cabang Solok dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Solok agar bantuan dapat diterima dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa kehadiran Pegadaian di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam kondisi darurat.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir dan memberikan dukungan nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan para pengungsi selama masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujar Agus Riyadi.
Agus menambahkan, Pegadaian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam memastikan bantuan sosial yang diberikan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Dalam penanganan bencana, sinergi dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting. Pegadaian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami juga berharap proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, ST, MT, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan Pegadaian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. Bantuan berupa kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan sarden, serta selimut dan pakaian ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat. Bantuan ini akan kami salurkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Nopelius.
Nopelius juga menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penanganan bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Penanganan bencana membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat ditangani bersama secara optimal,” tambahnya.
Penyaluran bantuan tersebut sejalan dengan komitmen Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, khususnya dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi kondisi darurat akibat bencana. Dalam berbagai aksi tanggap bencana, Pegadaian mengutamakan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan untuk memastikan bantuan dapat diberikan secara cepat, tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Bencana galodo dan banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok mendorong pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari mulai 22 September 2026, dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.
Pegadaian berharap dukungan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok.
The post Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Masyarakat Terdampak Galodo Kabupaten Solok appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Pegadaian Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026, Raih Best Company to Work For in Asia Kedelapan Kalinya appeared first on Jendela Kepri.
]]>Capaian tersebut menegaskan keberhasilan Pegadaian membangun lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan talenta. Tahun ini, Pegadaian meraih lima penghargaan, meningkat dibanding tahun lalu yang memperoleh empat penghargaan.
Lima penghargaan yang diraih yakni HR Asia Best Company to Work For in Asia 2026 Indonesia Chapter, HR Asia Diversity, Equity & Inclusion Awards 2026, HR Asia Tech Empowerment Awards 2026, HR Asia People Transformation Awards 2026, dan HR Asia Sustainable Workplace Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pegadaian mengelola sumber daya manusia melalui penguatan budaya kerja, transformasi digital, penerapan prinsip keberagaman, hingga penciptaan lingkungan kerja yang berkelanjutan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyebut penghargaan itu sebagai pengakuan internasional atas transformasi budaya kerja dan pengembangan talenta yang dijalankan perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan seluruh Insan Pegadaian. Raihan ini membuktikan Pegadaian tidak hanya mampu menjaga kinerja bisnis, tetapi juga menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan SDM secara berkelanjutan,” kata Agus.
Menurutnya, berbagai program peningkatan kompetensi, penguatan budaya kerja, serta implementasi nilai-nilai AKHLAK menjadi fondasi penting dalam membentuk talenta yang adaptif dan siap menghadapi perubahan industri.
Agus menegaskan, kualitas sumber daya manusia menjadi kekuatan utama Pegadaian. Karena itu, perusahaan terus mendorong terciptanya tempat kerja yang produktif, kolaboratif, dan memberi ruang bagi karyawan untuk berkembang serta berinovasi.
“Pencapaian ini semakin memotivasi kami untuk melanjutkan transformasi perusahaan, meningkatkan layanan kepada nasabah, dan memperkuat kontribusi bagi perekonomian nasional,” ujarnya.
Saat ini Pegadaian didukung lebih dari 14.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberagaman yang terbangun di lingkungan kerja menjadi modal penting bagi perusahaan dalam menjalankan transformasi dan menjaga pertumbuhan bisnis.
Budaya kerja yang adaptif juga mendorong Pegadaian melakukan berbagai lompatan strategis, mulai dari digitalisasi layanan, pengembangan produk, hingga perluasan bisnis.
Terbaru, Pegadaian menjadi pelopor ekosistem bullion melalui layanan Bank Emas dan memperluas ekspansi internasional dengan membuka outlet luar negeri pertamanya di Timor-Leste. ***
The post Pegadaian Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026, Raih Best Company to Work For in Asia Kedelapan Kalinya appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026 appeared first on Jendela Kepri.
]]>Penghargaan ini mengapresiasi komitmen dan konsistensi Pegadaian dalam menghadirkan layanan contact center yang responsif, solutif, cepat, dan tetap humanis di tengah digitalisasi.
Senior Vice President Layanan Contact Center PT Pegadaian, Rinny Amelia Hadjoh, menerima penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini lahir dari sinergi seluruh Insan Pegadaian, khususnya tim contact center sebagai garda terdepan dalam merespons kebutuhan nasabah.
“Bagi kami, melayani sepenuh hati berarti hadir untuk mendengar, memahami, dan memberi solusi terbaik. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas interaksi. Contact center bukan sekadar pusat informasi, tetapi ruang yang membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat,” ujar Rinny.
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyebut capaian ini mencerminkan konsistensi transformasi Customer Experience (CX) hingga tingkat wilayah. Ia menilai keberhasilan contact center lahir dari sinergi kantor pusat dan jaringan operasional daerah dalam menjaga kualitas layanan di setiap titik sentuh.
“Bagi kami di wilayah, penghargaan ini bukan hanya pengakuan, tetapi juga pengingat agar setiap interaksi menghadirkan solusi. Kami memastikan standar layanan dari pusat dijalankan secara disiplin dan berkelanjutan di seluruh unit kerja,” kata Agus.
Ia menambahkan bahwa Pegadaian terus memperkuat kompetensi insan layanan, menyempurnakan proses bisnis, dan mengintegrasikan kanal layanan untuk meningkatkan pengalaman nasabah. Menurutnya, kualitas layanan tidak hanya bergantung pada kecepatan respons, tetapi juga pada kemampuan memahami kebutuhan nasabah dan memberi solusi tepat.
“Teknologi mempercepat layanan, tetapi pendekatan humanis tetap menjadi fondasi. Kami memastikan transformasi digital berjalan seiring empati agar nasabah merasa didengar dan dipahami,” tambahnya.
Penghargaan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai penggerak ekonomi rakyat yang inklusif. Melalui layanan contact center yang semakin tangguh, Pegadaian optimistis dapat mempermudah akses informasi dan solusi keuangan bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan semangat MengEMASkan Indonesia.***
The post Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026 appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kembali Gelar “Mengetuk Pintu Langit” Lewat Aksi Berbagi Makanan appeared first on Jendela Kepri.
]]>Sebanyak 28 cabang Pegadaian di bawah naungan Kanwil II Pekanbaru turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Cabang-cabang tersebut tersebar di wilayah Riau Daratan, Riau Kepulauan, dan Sumatera Barat. Melalui aksi serentak ini, Pegadaian menegaskan komitmennya dalam menebar kepedulian sekaligus mensyukuri keberlangsungan bisnis yang terus berjalan dengan baik.
Tidak hanya berfokus pada bisnis, Pegadaian juga aktif memperkuat peran sosialnya dengan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Masyarakat dan nasabah menyambut pembagian makanan siap santap ini dengan antusias. Kegiatan ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya poin 2: Tanpa Kelaparan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Kami menghadirkan kegiatan ‘Mengetuk Pintu Langit’ sebagai wujud kepedulian dan empati kepada masyarakat serta nasabah di sekitar Pegadaian. Kami ingin memastikan kehadiran Pegadaian tidak hanya memberikan solusi finansial, tetapi juga membawa manfaat sosial yang nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” ujar Agus Riyadi.
Melalui kegiatan ini, seluruh insan Pegadaian juga terus menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam setiap aktivitas perusahaan.
Ke depan, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru akan terus menjalankan berbagai program sosial secara berkelanjutan guna memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.***
The post Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kembali Gelar “Mengetuk Pintu Langit” Lewat Aksi Berbagi Makanan appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional appeared first on Jendela Kepri.
]]>Sebagai pemangku kepentingan utama, PT Pegadaian hadir sebagai motor penggerak transformasi komoditas emas menjadi aset finansial yang dinamis. Dalam setahun terakhir, Pegadaian telah berhasil mengupayakan integrasi layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas ke dalam infrastruktur Bullion Bank (Layanan Bank Emas) yang lebih aman, modern, dan terintegrasi secara nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi khusus kepada PT Pegadaian dan pelaku usaha bullion lainnya atas keberhasilan menghidupkan ekosistem investasi emas yang terintegrasi. Menurutnya, langkah strategis yang diambil Pegadaian telah memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi nasional.
“Langkah Pegadaian dalam satu tahun terakhir telah menunjukkan dampak positif terhadap penguatan struktur ekonomi kita. Dengan infrastruktur yang matang dan strategi yang akurat, Pegadaian mampu menjadikan emas sebagai pilar kekuatan finansial masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa pencapaian satu tahun ekosistem bullion ini menjadi fondasi penting bagi ekspansi layanan emas Pegadaian yang lebih luas di masa mendatang. Menurutnya, Pegadaian akan terus berkomitmen menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional.
“Pegadaian berkomitmen untuk terus menjalankan mandat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi emas nasional. Saat ini Pegadaian memiliki produk Layanan Bank Emas terlengkap, sehingga kami akan terus berupaya melakukan penyempurnaan serta pengembangan layanan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Agus Riyadi.
Dalam acara tersebut, Menko Perekonomian juga menyerahkan roadmap Unit Usaha Bullion untuk satu tahun ke depan. Roadmap ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai pasok ekonomi emas di Indonesia, mulai dari hulu hingga hilir, guna menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi negara.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, PT Pegadaian optimis bahwa usaha bullion di Indonesia akan segera naik ke level berikutnya. Integrasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor keuangan nasional, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mendukung ekonomi kreatif dan inklusi keuangan yang lebih luas.
Melalui sinergi antar stakeholder, ekosistem bullion ini diproyeksikan akan menjadi standar baru dalam pengelolaan aset strategis bangsa, memastikan Indonesia memiliki daya saing yang kuat di pasar emas global.
The post Satu Tahun Ekosistem Bullion Indonesia, PT Pegadaian Perkokoh Posisi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Pegadaian Kanwil Pekanbaru Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit” Bagi-Bagi Takjil untuk masyarakat appeared first on Jendela Kepri.
]]>Kegiatan “Mengetuk Pintu Langit” diwujudkan melalui pembagian makanan siap saji kepada masyarakat sekitar serta nasabah Pegadaian. Program ini dilaksanakan secara serentak di 28 cabang Pegadaian yang berada di wilayah kerja Kanwil Pekanbaru.
Wilayah pelaksanaan kegiatan meliputi Riau Daratan, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat, dengan melibatkan karyawan Pegadaian di masing-masing cabang untuk berpartisipasi secara langsung dalam proses pembagian makanan kepada masyarakat dan nasabah.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Pekanbaru – Agus Riyadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian kepada masyarakat sekaligus sarana untuk menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan perusahaan.
“Kegiatan Mengetuk Pintu Langit ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami sekaligus upaya untuk terus mendekatkan Pegadaian dengan masyarakat. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kebermanfaatan yang sederhana namun bermakna, dengan berbagi makanan kepada masyarakat dan nasabah di sekitar kantor Pegadaian,” ujar Agus Riyadi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan secara konsisten setiap bulan hingga Desember 2026 di seluruh cabang yang berada di bawah wilayah kerja Kanwil Pekanbaru, khusus dibulan ramadhan ini kami juga berbagi takjil kepada masyarakat, nasabah dan Panti Asuhan serta bagi yang kurang mampu.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas perusahaan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara Pegadaian dengan masyarakat di wilayah operasional kami,” tambahnya.
Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.
Dengan adanya kegiatan “Mengetuk Pintu Langit”, Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan yang memberikan solusi finansial kepada masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang aktif berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
The post Pegadaian Kanwil Pekanbaru Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit” Bagi-Bagi Takjil untuk masyarakat appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI appeared first on Jendela Kepri.
]]>Fatwa ini lahir sebagai respons terhadap dinamika pasar emas modern dan kebutuhan pedoman syariah yang spesifik bagi regulator dan pelaku industri. Dasarnya adalah mandat hukum dalam UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) serta POJK Nomor 17 Tahun 2024 yang membuka ruang kegiatan usaha bulion berdasarkan prinsip syariah. Fatwa ini tentunya semakin mendukung perusahaan yang menjalankan usaha bulion, seperti PT Pegadaian yang merupakan lembaga jasa keuangan pertama di Indonesia yang mengantongi izin usaha Bulion dari OJK dalam menjalankan Layanan Bank Emasnya.
Urgensi fatwa ini tentu sangat krusial, mengingat besarnya potensi emas sebagai instrumen lindung nilai aset bagi masyarakat. Berdasarkan data industri, potensi emas yang dimiliki masyarakat Indonesia mencapai sekitar 1.800 ton, yang jika di monetisasi melalui usaha bulion syariah, akan menjadi kekuatan modal domestik yang luar biasa.
Dalam proses penyusunannya, tim DSN-MUI bahkan melakukan kunjungan lapangan ke pabrik emas untuk memastikan aspek keberadaan fisik barang (wujud) dan mekanisme serah terima (qabdh) sesuai dengan kaidah syariah, terutama untuk produk emas digital.
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) DSN-MUI sekaligus Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Pegadaian, KH. M. Cholil Nafis, Ph.D., menekankan visi besar di balik fatwa ini. Beliau berharap emas dapat menjadi instrumen investasi yang besar di Indonesia karena sifatnya yang mampu menjaga inflasi.
Kiai Cholil menambahkan bahwa transformasi emas dari sekadar barang simpanan tradisional menjadi instrumen investasi strategis akan mendorong kedaulatan ekonomi umat. “Kita punya potensi emas yang luar biasa. DSN-MUI menyediakan ‘rel’ syariah agar potensi ini bisa melaju cepat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Kita ingin masyarakat tidak hanya menumpuk emas, tapi menjadikannya investasi yang produktif dan membawa berkah bagi ekonomi nasional,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyambut baik serta mendukung penuh peluncuran Fatwa Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah oleh DSN-MUI. Menurutnya, kehadiran fatwa ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan bulion syariah.
“Fatwa ini menjadi landasan yang jelas dan komprehensif bagi pelaksanaan usaha bulion berbasis syariah, sehingga masyarakat semakin yakin akan keamanan, transparansi, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus Riyadi menegaskan bahwa PT Pegadaian siap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam mengimplementasikan fatwa tersebut secara konsisten, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa praktik bisnis emas Pegadaian selama ini telah mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan syariah, di mana setiap gram emas yang ditransaksikan, baik melalui produk Cicil Emas maupun Tabungan Emas, didukung oleh keberadaan fisik emas yang tersimpan di fasilitas penyimpanan berstandar internasional dengan rasio satu banding satu.
“Artinya, setiap saldo emas digital yang dimiliki nasabah bukan sekadar pencatatan administratif, melainkan didukung oleh emas fisik yang nyata dan terjamin keberadaannya. Nasabah juga memiliki hak untuk melakukan pengambilan fisik emas melalui ATM Emas Pegadaian maupun di seluruh outlet Pegadaian sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Struktur dan akad utama dalam fatwa ini merinci empat pilar utama kegiatan usaha bulion beserta akad-akad yang diperbolehakan: Simpanan Emas : Menggunakan akad Qardh (pinjaman), Mudharabah (bagi hasil) atau akad lain yang sesuai prinsip syariah, Pembiayaan Emas : Menggunakan akad Musyarakah, Mudharabah, atau Wakalah bi al-Istitsmar untuk kegiatan produktif.
Kemudian, Perdagangan Emas : Menggunakan akad Bai’ Al Murabahah (jual beli dengan margin) atau Bai’ Al Musya’ (jual beli barang milik bersama) dan Penitipan Emas : Menggunakan akad Ijarah (sewa jasa) atau Wadi’ah.
Salah satu poin penting dalam tata kelola ini adalah pengaturan mengenai emas musya’, yaitu konsep pengakuan kepemilikan emas secara kolektif atau bersama. Dalam investasi emas digital, konsep ini menjadi solusi untuk menghindari unsur gharar (ketidakpastian), agar investasi emas digital tetap transparan dan sesuai prinsip syariah.
Ia menambahkan, secara sederhana konsep kepemilikan kolektif (emas musya’) memastikan transparansi dan kepastian hak nasabah. “Sebagai ilustrasi, apabila 100 nasabah masing-masing menabung 10 gram emas, maka tersedia jaminan fisik emas seberat 1 kilogram yang tersimpan di vault sebagai underlying asset. Emas tersebut menjadi milik kolektif para nasabah sesuai porsi kepemilikannya.
Hal yang sama berlaku pada transaksi Cicil Emas dengan berbagai denominasi hingga mencapai total tertentu. Dengan demikian, setiap nasabah pada hakikatnya memiliki hak kepemilikan atas bagian emas fisik yang tersimpan, meskipun secara fisik tidak dipisahkan per keping sesuai denominasi transaksi. Status kepemilikan tetap sah, nyata, dan terjamin, serta dapat dicetak atau diambil dalam bentuk fisik sesuai mekanisme dan proses yang berlaku,” terang Agus Riyadi.
Kehadiran fatwa ini tentu membawa angin segar tidak hanya bagi PT Pegadaian, namun juga bagi lembaga jasa keuangan lain yang menjalankan bisnis bulion. Fatwa ini tentunya akan menjadi landasan normatif sekaligus pedoman operasional yang strategis untuk industri dalam menjalankan kegiatan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, serta mendorong terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.***
The post Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pegadaian Dukung Penerbitan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion oleh DSN-MUI appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds appeared first on Jendela Kepri.
]]>Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam menerbitkan surat utang senilai total Rp 4,457 triliun (setara US$278,5 juta). Apresiasi berskala internasional yang diterima tersebut menjadi bukti pengakuan pasar global terhadap fundamental keuangan dan dampak sosial yang dihasilkan oleh Pegadaian.
Penerbitan instrumen ini merupakan bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam diversifikasi sumber pendanaan, yang terdiri dari Sukuk Mudharabah sebesar Rp 1,752 triliun serta Social Bonds (Obligasi Sosial) sebesar Rp 1,940 triliun.
Seluruh dana yang dihimpun dialokasikan untuk memperkuat pendanaan di sektor pembiayaan mikro dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan untuk mempercepat inklusi keuangan dan mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Transaksi ini pun mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed), yang mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap profil risiko dan prospek bisnis Pegadaian.
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa capaian internasional ini tidak hanya menjadi kebanggaan di level korporasi, tetapi juga menjadi katalis strategis dalam memperkuat peran Pegadaian di wilayah kerja Kanwil II Pekanbaru.
Menurutnya, pengakuan global atas penerbitan Sukuk dan Social Bonds semakin mempertegas posisi Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang kredibel, berdaya saing, serta memiliki komitmen kuat terhadap pembiayaan berkelanjutan.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa Pegadaian mampu menembus pasar global dengan fundamental yang solid dan dampak sosial yang nyata. Bagi kami di Kanwil II Pekanbaru, ini menjadi momentum untuk terus memperluas akses pembiayaan inklusif, memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM, serta menghadirkan layanan keuangan yang adaptif dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja,” ujar Agus Riyadi.
Ia menambahkan, keberhasilan penerbitan instrumen pendanaan berkelanjutan tersebut akan semakin berdampak di daerah melalui peningkatan kapasitas pembiayaan mikro, perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha produktif, serta penguatan ekosistem keuangan syariah dan sosial hingga menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.
Keberhasilan strukturisasi dan distribusi instrumen ini didukung oleh sinergi kuat dengan para Joint Lead Underwriters (JLU) terkemuka, di antaranya PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas.
Ke depan, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan instrumen pendanaan berkelanjutan (sustainable finance). Dengan memperluas jangkauan pembiayaan berbasis syariah dan sosial, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap stabilitas ekonomi nasional dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan.***
The post Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekan Baru Per 31 Januari 2026 appeared first on Jendela Kepri.
]]>Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan minat masyarakat terhadap produk-produk Pegadaian yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan finansial saat ini. Salah satu kontributor utama berasal dari produk Cicil Emas, yang terus menjadi pilihan favorit masyarakat sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, dan berkelanjutan, ditengah tinggi nya harga emas saat ini produk Cicil Emas membantu masyarakat untuk dapat memperoleh emas dengan cara yang lebih mudah.
Hingga akhir Januari 2026, realisasi Cicil Emas secara gramasi tercatat mencapai 132,5 kilogram, Capaian ini menunjukkan tren positif minat masyarakat dalam memiliki emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) sekaligus instrumen investasi jangka panjang.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi, menyampaikan bahwa capaian kinerja tersebut merupakan hasil dari sinergi layanan Pegadaian yang berorientasi pada kebutuhan dan kemudahan masyarakat.
“Pertumbuhan yang kami capai hingga Januari 2026 merupakan wujud nyata kepercayaan masyarakat kepada Pegadaian. Produk Cicil Emas menjadi solusi investasi yang semakin diminati karena mudah diakses, aman, dan terjangkau. Kami melihat emas tetap menjadi instrumen investasi yang sangat relevan, terutama di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global,” ujar Agus Riyadi.
Lebih lanjut, Agus Riyadi menjelaskan bahwa fluktuasi harga emas yang terjadi secara global tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran berlebihan. Menurutnya, pergerakan harga merupakan karakteristik alami pasar emas dan justru menghadirkan peluang bagi masyarakat yang memahami strategi investasi jangka panjang.
“Masyarakat tidak perlu takut dengan tren kenaikan maupun koreksi harga emas. Dalam setiap pergerakan harga selalu terdapat peluang. Emas telah terbukti mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang, dan Pegadaian hadir untuk mendampingi masyarakat agar dapat memanfaatkan peluang tersebut secara bijak dan terencana,” tambahnya.
Ke depan, PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru akan terus memperkuat literasi keuangan dan edukasi investasi emas kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi produk, serta kemudahan akses layanan Pegadaian yang transparan dan terpercaya.
Dengan mengusung semangat melayani setulus hati, Pegadaian optimistis dapat terus mencatatkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan serta memperkuat perannya sebagai mitra utama masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan finansial.***
The post Kinerja Positif PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekan Baru Per 31 Januari 2026 appeared first on Jendela Kepri.
]]>The post Festival Tring by Pegadaian: Ajak Warga Batam Melek Investasi Emas Digital appeared first on Jendela Kepri.
]]>

Tring adalah platform digital Pegadaian yang memudahkan nasabah bertransaksi emas kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang ke outlet. Nasabah bisa membeli, menjual, atau menitipkan produk emas hanya lewat genggaman tangan.
“Selain emas Antam, kami juga menawarkan emas dari Galeri 24. Ada promo menarik yang bisa dinikmati pengunjung selama festival berlangsung,” tambah Aris.
Kepala Perwakilan OJK Provinsi Kepri, Sinar Danandjaya, memberikan apresiasi kegiatan festival Tring by Pegadaian tidak hanya hiburan, tetapi juga menjadi wadah literasi dan inklusi keuangan.
“Sangat bermanfaat. Masyarakat bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai produk Pegadaian, terutama Tring, yang kini sedang digalakkan,” kata Sinar.
Fenomena literasi digital ini kian diminati, tidak hanya oleh generasi milenial tetapi juga Gen Z, yang mulai melek investasi emas. Sinar menekankan bahwa digitalisasi memudahkan masyarakat dalam berinvestasi, sehingga kegiatan seperti ini penting bagi literasi keuangan di Batam dan seluruh Kepri.
“Kegiatan ini bagus, apalagi sekarang emas lagi naik. Jadi ini kesempatan kami memulai menabung ibarat mencicil. Pegadaian salah satu solusi juga karena bisa cicil emas,” ucap Wati, pengunjung mal.***
The post Festival Tring by Pegadaian: Ajak Warga Batam Melek Investasi Emas Digital appeared first on Jendela Kepri.
]]>