Batam  

Batam Peduli Bencana NTT Kumpulkan Rp2,3 Miliar, Panggung Semarak Kemerdekaan Jadi Aksi Kepedulian

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan secara simbolis bantuan Batam Peduli Bencana NTT saat Semarak Kemerdekaan dalam rangka HUT ke-81 RI di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (21/8/2026). (F. Istimewa)

Batam, jendelakepri.com – Malam peringatan kemerdekaan di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Jumat (21/8/2026), tidak hanya menghadirkan hiburan dan kemeriahan. Di tengah ribuan warga yang menikmati Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, panggung Semarak Kemerdekaan dikemas menjadi ruang untuk mengetuk pintu kepedulian.

Dari tempat itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengajak masyarakat ikut membantu saudara sebangsa yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Suasana malam semakin hangat ketika Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyapa warga. Di hadapan masyarakat, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam rangkaian peringatan kemerdekaan, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Paskibraka, hingga marching band.

Menurut Amsakar, kemerdekaan tidak cukup dirayakan melalui seremoni. Ada nilai kebersamaan dan kemanusiaan yang semestinya terus dihidupkan.

“Karena itu, kami memanfaatkan momentum ini untuk menggalang bantuan bagi masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana,” ujar Amsakar.

Ajakan itu mendapat respons cepat. Dalam penggalangan tahap pertama, donasi yang terkumpul mencapai Rp2,3 miliar. Bantuan tersebut berasal dari sejumlah perusahaan dan lembaga di Batam dan masih akan terus dihimpun melalui penggalangan berikutnya.

Rinciannya, PT PLN Batam menyumbangkan Rp1 miliar, PT Wasco Engineering Indonesia Rp900 juta, Gabungan Pengusaha Batam Rp300 juta, dan BAZNAS Kota Batam Rp100 juta.

“Gebrakan pertama kita untuk peduli NTT sudah terkumpul Rp2,3 miliar. Ini adalah bentuk keberpihakan dan cinta kita terhadap sesama anak bangsa,” ujar Amsakar.

Ia kemudian menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada perwakilan masyarakat NTT yang berada di Kota Batam.

Bagi Amsakar, kepedulian seperti itu bukan hal baru bagi masyarakat Batam. Sebelumnya, solidaritas warga Batam juga ditunjukkan melalui penggalangan bantuan sebesar Rp7,5 miliar untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Medan beberapa waktu lalu.

“Semangat yang sama, diharapkan kembali tumbuh untuk membantu masyarakat NTT,” katanya.

Amsakar pun mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk menyalurkan bantuan melalui kanal digital QRIS yang telah disiapkan panitia. Penggalangan donasi akan terus dilakukan sebagai bentuk gotong royong masyarakat Batam.

“Mari menjadi warga yang tidak hanya peduli pada pembangunan daerah, tetapi juga peka terhadap nasib saudara kita sebangsa dan setanah air,” katanya.

Malam itu, panggung kemerdekaan akhirnya tidak hanya menjadi tempat warga bernyanyi dan merayakan kebersamaan. Dari tengah keramaian, muncul pesan sederhana bahwa kemerdekaan juga berarti hadir untuk sesama.

Acara yang dihadiri ribuan warga itu makin semarak dengan hadirnya artis ibukota Charly Setia Band. Di panggung kemerdekaan ini, Charly melantunkan berbagai lagu-lagu populernya seperti Jangan Pernah Berubah, Putri Iklan, Aku Terjauh, Kehilangan, Saat Terakhir, Asamara, dan beberapa lagu lainnya.

Writer: NaylaEditor: Pari