Batam  

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan piala bergilir dan hadiah kepada kafilah Sagulung saat malam penutupan MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri Batam Centre, Kamis (16/4) malam. (F. Istimewa)

Batam, jendelakepri.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam resmi ditutup oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam seremoni yang berlangsung khidmat dan meriah di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kamis (16/4/2026) malam.

Ajang tahunan ini menghadirkan persaingan ketat antarkecamatan hingga detik-detik akhir. Kecamatan Sagulung akhirnya keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai 421, unggul tipis dari Kecamatan Sungai Beduk yang mengumpulkan 418 poin. Posisi ketiga ditempati Kecamatan Batam Kota dengan nilai 379.

Di bawah tiga besar, Kecamatan Nongsa meraih peringkat keempat dengan nilai 317, disusul Bengkong di posisi kelima (214). Sementara itu, Sekupang (188) dan Batu Aji (187) menempati peringkat keenam dan ketujuh dengan selisih tipis. Peringkat berikutnya diisi oleh Lubuk Baja (135), Galang (88), Batu Ampar (62), Belakang Padang (49), dan Bulang (12).

Tak hanya itu, kemeriahan MTQH juga terlihat dari lomba kreasi astaka. Pada tingkat kecamatan, Sagulung kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih juara pertama (nilai 94), diikuti Nongsa (90) dan Belakang Padang (89). Sungai Beduk meraih posisi Harapan I dengan nilai 85.

Sementara pada kategori tingkat kelurahan, Kelurahan Tanjung Sari tampil sebagai juara pertama dengan nilai 93. Posisi kedua diraih Kelurahan Kabil (89), disusul Kelurahan Kibing (88), dan Kelurahan Bulang Lintang sebagai Harapan I dengan nilai 84.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ia menekankan bahwa MTQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi juara tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, baik bagi yang meraih prestasi maupun yang belum berhasil. Para juara diharapkan mampu mengharumkan nama Batam di tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Amsakar turut mengungkapkan rasa bangganya atas suksesnya penyelenggaraan MTQH tahun ini yang dinilai berjalan lancar, meriah, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“MTQH tahun ini dipersiapkan dengan sangat baik, berlangsung semarak, dan menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan ini juga tak lepas dari peran dewan hakim yang telah menjalankan tugas secara profesional dan objektif, sehingga menghasilkan para juara yang layak dan kompetitif.

MTQH XXXIV Kota Batam tahun ini tidak hanya menjadi panggung prestasi, tetapi juga simbol kuatnya syiar Islam dan kebersamaan masyarakat, dengan kemasan acara yang semakin megah dan berkualitas.