Batam  

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Serahkan Bantuan Sembako untuk Disabilitas dan Petugas Kebersihan

Batam, jendelakepri.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam kegiatan Teladan Pemimpin Berzakat di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Selasa (10/3/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Berbagi Bahagia Peduli Disabilitas dan Satgas DLH yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Kota Batam selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar bersama para pejabat OPD juga menunaikan zakat melalui Baznas Kota Batam dengan mengusung tema “Zakat Menumbuhkan Keberkahan.”

Dalam sambutannya, Amsakar memberikan perhatian khusus kepada para petugas kebersihan yang hadir sebagai penerima bantuan. Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan Kota Batam.

“Petugas kebersihan adalah pahlawan kebersihan Batam. Di tengah berbagai persoalan sampah, rekan-rekan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik agar persoalan sampah dapat tertangani dengan baik,” ujar Amsakar.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga amanah dalam menjalankan tugas demi kepentingan masyarakat. Selain kepada petugas kebersihan, bantuan juga diberikan kepada para penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian bersama di bulan suci Ramadan.

Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya mengajarkan kesalehan spiritual, tetapi juga kesalehan sosial melalui kepedulian terhadap sesama.

“Puasa mengajarkan kita untuk berbagi dan merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Zakat adalah salah satu cara memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Amsakar juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondusivitas Kota Batam, termasuk dalam menggunakan media sosial secara bijak. Ia menegaskan bahwa esensi puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, serta perbuatan dari hal-hal yang dapat memicu perpecahan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, melaporkan bahwa jumlah bantuan yang disalurkan tahun ini mengalami peningkatan atas arahan pimpinan daerah.

Sebanyak 1.200 paket sembako disalurkan kepada petugas kebersihan DLH Kota Batam. Selain itu, 300 penyandang disabilitas juga menerima santunan masing-masing sebesar Rp300 ribu.

Habib Soleh juga menyampaikan sejumlah kontribusi zakat dari berbagai perusahaan yang disalurkan melalui Baznas Kota Batam, di antaranya dari RS Awal Bros sebesar Rp500 juta, PKN Group Rp350 juta, PT Persero Rp15 juta, serta Bank Syariah Indonesia melalui program yatim dan dhuafa sebesar Rp15,6 juta.

“Program ini merupakan bagian dari rangkaian Baznas Batam Berbagi 2026 sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Usai kegiatan penyerahan bantuan, Wali Kota Batam bersama jajaran Forkopimda, Sekda, dan para kepala OPD secara simbolis menunaikan zakat melalui Baznas Kota Batam sebagai wujud komitmen dalam mendukung gerakan zakat di Kota Batam.