Batam, Jendelakepri.com – Junico resmi menakhodai Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam periode 2026–2030 dalam pelantikan yang digelar di Aston Hotel, Pelita, Jumat (1/5/2026). Momentum ini sekaligus menandai dimulainya pembenahan besar, mulai dari pendataan atlet hingga target menembus PON 2028.
Ada 12 klub basket di bawah naungan Perbasi Batam turut hadir menyaksikan pelantikan tersebut yakni Yos Sudarso, Ananda, Flame, Aztec, Seagull, Fit, hingga Alvapenguin.
Junico menyatakan siap mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Dia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi basket Batam menjadi lebih solid dan berprestasi.
“Terima kasih amanahnya dan saya berkomitmen untuk membawa basket Batam lebih berprestasi,” ujar Junico.
Ketua Panitia Pelantikan sekaligus Wakil Ketua III Perbasi Batam, Patrick Nababan mengatakan, pelantikan itu merupakan puncak dari proses pemilihan pengurus yang telah berlangsung sebelumnya. Ia menegaskan dedikasi penuh untuk kemajuan basket di Kota Batam.
“Kami berikan jiwa raga untuk basket Batam,” katanya.
Sementara Ketua Umum Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi menekankan pentingnya pembenahan data atlet dan klub secara terintegrasi. Menurutnya, seluruh klub dan pemain wajib terdaftar dalam satu sistem untuk mendukung pembinaan yang lebih terarah.
Selain itu, Suhadi juga mendorong peningkatan kualitas pembinaan dan standarisasi kompetisi. Dia menargetkan Batam mampu menyumbang atlet berprestasi untuk Kepulauan Riau di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kami harus optimistis lolos PON 2028, minimal tim 3×3 ke yang punya peluang besar,” katanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Batam, Zulkarnain memaparkan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran olahraga sebesar Rp9 miliar pada 2026. Selain itu, bonus bagi atlet berprestasi juga telah dipersiapkan sebagai bentuk dukungan.
Dia menyebut, Batam pernah lolos PON 2012 di Pekanbaru serta berprestasi di ajang nasional lainnya. Sehingga, ia menekankan pentingnya komitmen seluruh pengurus untuk kembali menembus PON.
“Pemerintah sangat konsen dengan ini sehingga anggaran olahraga di 2026 sebesar Rp9 miliar. Kita harus optimis tembus ke PON, kuncinya kepengurusan tetap komitmen,” pungkasnya.
Pada pelantikan tersebut turut diluncurkan event internasional The FIBA 3×3 Women’s Series 2026 yang akan digelar di Engku Putri pada 23–26 Juli 2026. Ajang itu akan diikuti 32 negara dan menjadi panggung penting bagi Batam di level internasional.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Eddy Hussy, Asmin Patros, perwakilan KONI provinsi dan kota, hingga unsur Forkopimda dan perwakilan klub. Kehadiran berbagai pihak ini mempertegas dukungan luas terhadap kemajuan basket di Batam.













